Dugaan Kasus Dana Bansos Disunat Muncul Lagi, KKS Warga Lumajang Ditahan Pemilik e-Warung



 LUMAJANG - Setelah hampir dua bulan masalah Bansos di Desa Sawaran Kulon, Kedungjajang, Lumajang, mencuat, kasus baru pun muncul di wilayah lain.

Dugaan kasus baru sunatan Bansos itu terjadi di Desa Pandanarum, Tempeh.

Modusnya pun sama.Pemilik e-warung menguasai Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) karena memanfaarkan kepolosan warga.


Kasus baru ini mencuat setelah beberapa waktu lalu pihak perangkat desa membuka posko pengaduan.


Sebagaian besar warga mengadu nominal bantuan yang diterima kerap berubah-ubah. 



Setelah ditelusuri, ditengarai pendistribusian di lapangan tidak sesuai petunjuk teknis.


KKS yang seharusnya dikuasai oleh Keluarga Penerima manfaat (KPM), justru dipegang oleh pemilik e-warung.


Kepala Desa Pandanarum, A'tiun, mengatakan setidaknya saat ini pihak desa melakukan verifikasi bertahap 361 penerima bantuan. Kebanyakan penerima subsidi itu telah mengaku KKS dan buku rekening bank selama ini dikuasai oleh pemilik e-warung.


"Kami masih mendata satu persatu. Yang jelas ada aduan warga sejak awal KKS dikuasai oleh e-warung. Jika tidak diserahkan ke dia (e-warung) bantuan akan diblokir," katanya.


Meski e-warung belum terbukti bersalah, namun banyak warga meyakini kasus ini kental dengan sunatan Bansos.


Lantaran begitu, pihak tim pendamping PKH tingkat kabupaten pun turut membantu menghimpun aduan warga.Setidaknya, pada hari ini, Selasa (05/10/2021), ada 50 warga penerima Bansos didatangkan di Balai Desa Pandanarum.

Satu persatu tim pendamping PKH mengurai keluhan warga. 

Akbar Alamin Koordinator PKH Kabupaten mengatakan, laporan warga cukup beragam.

Rata-rata terkait aduan penyaluran Bansos PKH dan BPNT.

Meski begitu, Akbar menyebut, sebagaian besar bantuan yang terdistribusi telah sesuai dengan sesuai standart yang ditentukan.

Hanya saja, pada awal tahun ini memang benar banyak penerima tidak menerima bantuan.suryamalang


tribunnews

Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews

Unduh

Home 

Jatim Raya

Berita Lumajang Hari Ini


Dugaan Kasus Dana Bansos Disunat Muncul Lagi, KKS Warga Lumajang Ditahan Pemilik e-Warung

Selasa, 5 Oktober 2021 18:02

Penulis: Tony Hermawan

Editor: isy

   

Seorang Keluarga Penerima manfaat (KPM) saat mengadu soal alur penyaluran Bansos kepada pendamping PKH di Balai Desa Pandanarum, Tempeh, Lumajang, Selasa (5/10/2021).

Seorang Keluarga Penerima manfaat (KPM) saat mengadu soal alur penyaluran Bansos kepada pendamping PKH di Balai Desa Pandanarum, Tempeh, Lumajang, Selasa (5/10/2021).




Itu disebabkan karena pihak pusat melakukan maintenance data.


"Banyak aduan bantuan tidak cair mulai Februari 2021. Sebenarnya ini karena ada perbaikan data yang dilakukan oleh Kementerian Sosial," ujarnya.


Sementara menanggapi isu KKS telah dikuasai oleh e-warung merupakan tindakan yang salah.


Sebab KKS memiliki fungsi seperti kartu ATMTadi sudah saya tekankan KKS harus dipegang sendiri, tidak boleh diserahkan ke siapapun. Supaya ke depan pencairan Bansos bisa lebih transparan," pungkasnya.

Surya 

Subscribe to receive free email updates: